Home / Daerah / HD Tinjau Persiapan Menuju New Normal di Muratara

HD Tinjau Persiapan Menuju New Normal di Muratara

WARTASERUNDINGAN.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru (HD) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sabtu. (30/05/20).

Kedatangan orang nomor satu di Sumsel itu dalam rangka persiapan menghadapi New Normal atau normal dengan gaya hidup baru.

Sebelum ke Kabupaten Muratara, HD terlebih dahulu berkunjung ke Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau.

HD tiba di Kabupaten Muratara sekitar pukul 14.00 wib dengan mengunakan Helikopter yang turun di lapangan sepakbola Desa Maur Baru, Kecamatan Rupit.

Kehadiran HD disambut langsung oleh Bupati Muratara H. Syarif Hidayat, juga hadir dalam penyambutan itu Ketua DPRD Muratara Efriansyah, Kapolres Muratara, Perwakilan Kodim 0406/MLM dan masyarakat setempat.

Bersama dengan Forkopimda Muratara itu HD meninjau Posko Gugus Tugas Penanganan Pandemi Corona Muratara.

HD mengaku lega dan bersyukur karena di Kabupaten Muratara angka kasus kematian covid terbilang rendah.

Ia mengapresiasi kesadaran masyarakat yang tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan, sehingga mampu menekan angka penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah angka kematian kasus covid disini cukup rendah, itu menunjukkan bahwa penangan wabah corona disini berjalan baik,” Kata HD.

Dalam arahan itu juga HD mengajak masyarakat tidak mengucilkan pasien positif Covid-19, tegas ia menyampaikan jika corona bukanlah aib.

Ia menjelaskan, bahwa sejak menjangkit dunia awal tahun 2020, hampir semua daerah tidak siap dalam mengantisipasi penyebaran wabah corona, apalagi hingga saat ini baik vaksin maupun obatnya belum ditemukan.

“Corona bukan aib, orang yang terpapar virus ini belum tentu meninggal, jadi jangan kucilkan mereka yang terpapar, harus kita suport agar mereka mau diisolasi,” jelas HD.

HD juga menjelaskan jika wabah corona menjangkit dunia tidak se dahsyat apa yang tersaji di pemberitaan, hal itu dikarenakan banyak informasi hoax yang disajikan di dunia maya.

Ia mencontohkan, seperti gambar tumpukan mayat di amerika, padahal demikian itu lazim terjadi di amerika karena mahalnya tanah penguburan.

“Di amerika itu penumpukan mayat itu bukan karena kedahsyatan corona, disana ada kebiasaan menitipkan orang tua di panti jompo, mereka rentan dan banyak meninggal, mau dimakamkan biaya mahal jadi tertumpuk,” sampai HD.

Untuk itu ia mengharapkan jubir penanganan covid di Muratara harus berhati hati dalam menyampaikan informasi, jangan beropini harus sampaikan semua hasil kerja gugus tugas.

Ia meminta agar Jubir covid menyampaikan informasi yang menenangkan masyarakat, jika hal itu sulit dicerna ia meminta agar tidak disampaikan.

“Jubir di harus sampaikan informasi yang membuat masyarakat tenang, kalau sulit dicerna didiamkan saja, bukan mau berbohong namun tidak semua yang benar itu harus disampaikan, untuk apa disampaikan bila akan memperkeruh suasana,” kata HD.

HD juga mempersilakan Kabupaten Muratara untuk memberlakukan new normal life’ atau hidup normal gaya baru dan tidak harus menunggu keputusan Gubernur.

Ia mengatakan bahwa daerah bisa menyesuaikan New Normal dengan kesepakatan bersama antara Kepala Daerah dan masyarakat setempat. Terkait operasi rumah ibadah, sekolah, majelis dan lainnya secara bertahap.

Namun HD mengharapkan agar standar protokol kesehatan tak dicabut saat New Normal ditetapkan.

Selama diberlakukan new normal, semua sektor di Muratara harus disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Mulai tanggal 1 Juni ini kalau Muratara mau bertahap New Normal silakan, tidak perlu menunggu keputusan gubernur, tapi protokol kesehatan harus tetap dijalankan dengan disiplin tinggi,” kata Deru.

Menurut dia, ada tiga dimensi yang harus dijaga pemerintah selama pandemi global ini, yakni dimensi kesehatan, ekonomi dan sosial.

“Produktifitas harus terjaga, kita tidak boleh menjadi daerah yang serba turun, turun pertumbuhan ekonomi, turun kecerdasan, tidak bisa, inilah yang namanya melawan,” tegasnya.

Selain meninjau Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 HD juga meninjau Perbatasan Sumsel-Jambi tepatnya di check poin Simpang Nibung, Desa Nibung, Kecamatan Rawas Ulu.

HD sempat turun langsung melihat jalannya pemeriksaan di pintu perbatasan yang telah dipasangi gerbang sterilisasi menggunakan cairan disinfektan.

HD tampak ikut memperingatkan penumpang kendaraan roda empat yang lupa menggunakan masker. Ia bahkan dengan seksama ikut melihat petugas yang mengecek suhu tubuh pengendara yang melintas menggunakan thermo gun.

Didampingi Bupati Muratara Syahril Hidayat, Gubernur HD ikut membagikan masker sebagai bagian dari sosialisasi cegah Covid dengan standar protokol kesehatan. (jadidi)

Check Also

Pemuda Tuding BK DPRD Muratara “Mandul” Tangani Kasus Dugaan VC Asusila Oknum Dewan

WARTASERUNDINGAN.COM – Tokoh pemuda, Icandra Tanjung menuding Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.