Home / Daerah / Polres Muratara Dapat 20 Kecepek dari Operasi Senpi Musi 2019

Polres Muratara Dapat 20 Kecepek dari Operasi Senpi Musi 2019

WARTASERUNDINGAN.COM – Dalam rangka operasi senjata api (Senpi) tahun 2019, Polres Muratara berhasil mengamankan sebanyak 20 pucuk senjata api rakitan (Senpira) laras panjang jenis kecepek.

Kapolres Muratara, AKBP Adi Witanto mengatakan, 20 senpira kecepek itu diamankan dari serahan warga kepada polisi melalui Polsek di wilayah Kabupaten Muratara.

“Dari Polsek Rawas Ilir ada 7 pucuk, Polsek Rupit ada 5 pucuk, Polsek Karang Dapo ada 2 pucuk. Setelah itu hasil penggeledahan di rumah tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur ada 2 pucuk. Jadi total keseluruhannya ada 20 pucuk, semuanya aktif,” kata AKBP Adi Witanto saat konferensi pers, Senin (2/12/2019).

Kapolres menjelaskan, senpira-senpira ini pada saat diserahkan kepala desa maupun warga secara langsung dalam keadaan aktif dan lengkap dengan amunisinya.

“Dari 20 pucuk senpira tadi, 18 pucuk hasil penyerahan, hasil himbauan kita kepada masyarakat. Sebelumnya kami sosialisasikan kemudian ada masyarakat yang sadar dan menyerahkannya, sosialisasinya terus berlanjut. Kemudian 2 pucuk senpiranya lagi hasil penggeledahan anggota di rumah tersangka kasus pencabulan,” jelasnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Muratara bagi siapa saja yang memiliki senpira agar menyerahkan ke Polsek terdekat atau ke kepala desa masing-masing.

“Kalau ada yang megang senpi ini serahkanlah ke kita. Bagi masyarakat yang menyerahkan senpiranya akan kita lakukan pembinaan, tidak dihukum. Tapi kalau sudah tertangkap tangan, pasti ada sanksinya,” tegas Kapolres.

Terkait 20 pucuk senjata api rakitan yang ada di Mapolres Muratara lanjut Kapolres akan dilaporkan ke Kapolda Sumsel.

“Kita laporkan dulu ke Kapolda Sumsel, sebelum adanya perintah untuk pemusnahan,” katanya. (WS)

Check Also

Wako Apresiasi Pemuda Creative Milenial

LUBUKKINGGAU, Walikota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe didampingi Bunda Literasi Kota Lubuklinggau, Hj. Yetti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.