Home / Daerah / Air Sungai Tak Kunjung Jernih, Yudi Nugraha : Bubarkan dan Tangkap Pelaku Penambang Emas Ilegal

Air Sungai Tak Kunjung Jernih, Yudi Nugraha : Bubarkan dan Tangkap Pelaku Penambang Emas Ilegal

WARTASERUNDINGAN.COM – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Ahmad Yudi Nugraha, meminta tim pengendalian sungai keruh bertindak tangani pelaku ilegal mining.

Hal itu disampaikan kader PDIP ini kepada awak media setelah rapat terbatas dengan tim pengendalian sungai keruh di kantor DPRD Muratara, Rabu (30/06/2021).

“Kita minta penanganan, inikan ilegal mining tangkap pelakunya, tidak ada opsi lain bubarkan kegiatan perusak lingkungan, agar kegiatan penambangan tidak lagi berlangsung,” kata Yudi.

Namun sebelum kegiatan penindakan itu dilaksanakan ia meminta terlebih dahulu tim penanganan sungai keruh berkoordinasi dengan pemerintah provinsi.

Itu karena penanganan penambangan berada dibawah naungan pemerintah provinsi.

“Segera bersurat ke provinsi untuk meminta izin agar daerah boleh melakukan penanganan, terhadap pelaku penambangan yang menyebabkan keruhnya sungai rupit,” ujar Yudi.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muratara, Zulkifli mengatakan tim pengendalian sungai keruh akan melakukan pemetaan terlebih dahulu.

“Niat kita penambang (emas ilegal) itu harus kita stop, kita mau mengembalikan air kita seperti semula, jernih lagi, tidak keruh seperti sekarang ini,” katanya.

Namun demikian, lanjut Zulkifli, ketika penambangan emas rakyat ditutup, tentu pemerintah harus menyiapkan solusi bagi penambang yang kehilangan mata pencaharian.

“Solusi yang kita tawarkan nanti kepada para penambang pasti mereka tidak semuanya menerima, maka nanti kita adakan duduk bersama solusi apa yang terbaik,” katanya. (Jadidi)

Check Also

Pemuda Tuding BK DPRD Muratara “Mandul” Tangani Kasus Dugaan VC Asusila Oknum Dewan

WARTASERUNDINGAN.COM – Tokoh pemuda, Icandra Tanjung menuding Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.